KONTRIBUSI KH HANAFIE GOBIT DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN ISLAM DI KOTA BANJARMASIN
Studi tentang Penguatan Pendidikan Agama Islam di Banjarmasin
Keywords:
Kontribusi, KH. Hanafi Gobit, Pengembangan Lembaga, PAI.Abstract
KH Hanafie Gobit adalah salah seorang ulama dan tokoh pendidikan Islam. Melalui usaha beliau dan keluarga besarnya didirikan beberapa lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini meneliti kontribusi beliau dan keluarga besar terhadap penguatan pendidikan, baik melalui SMIP 1946, Pesantren Hunafaa maupun STAI Al Jami. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif. Setelah dilakukan observasi di lapangan, wawancara dengan anak-menantu dan cucu-cucu beliau serta studi dokumen, dapat disimpulkan bahwa kontribusi beliau dan keluarga mencakup aspek pembangunan dan pendanaan, kepemimpinan dalam kepengurusan lembaga serta ikut mengabdikan diri secara tenaga pengajar, baik secara formal sebagai guru dan dosen, maupun secara nonformal sebagai pengasuhs antri dan pengasuh pengajian. Dengan pengorbanan dan semangat pengabdian tanpa pamrih ketiga lembaga pendidikan yang didirikan masih eksis hingga sekarang dengan segala dinamikanya.
References
Ahdi, Makmur. Ulama Dan Pembangunan Sosial. Aswaja Pressindo, 2015. http://idr.uin-antasari.ac.id/8916/.
Aji, Ahmad Mukri. ‘Ulama, Jangan Menjadi Sumber Perselisihan’. ADALAH 2, no. 4 (22 May 2018). http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/adalah/article/view/11418.
Aslan, Agus Setiawan, and Hifza. ‘Peran Pendidikan Dalam Merubah Karakter Masyarakat Dampak Akulturasi Budaya Di Temajuk’. FENOMENA: Jurnal Penelitian 11, no. 1 (2019): 11–30. https://doi.org/10.21093/fj.v11i1.1403.
Arifin, Muzayyin, Hubungan Timbal Balik Pendidikan Agama dalam Lingkungan Keluarga dan Sekolah, Jakarta: Bulan Bintang, 1977.
Buseri, Kamrani, Paradigma Pendidikan Islam, Banjarmasin: IAIN Antasari, 2005.
Croply, AJ., Pendidikan Seumur Hidup, Alih bahasa Sarjan Kadir, Surabaya: Usaha Nasional, tth.
Dayono, Komponen-komponen Pendidikan Berbasis Masyarakat, Yogyakarta: Bina Usaha, 2001.
Jalal, Fasli, dan Dedi Supriadi, Pengembangan Pendidikan di Era Otonomi Daerah, Yogyakarta: Adikarya, 2000.
Molloy, Patty, et al. , Partisipasi Masyarakat dalam Pendidikan, Bandung: Pustaka Setia, 2001.
Pedoman Pendidikan Menengah, Jakarta: Gramedia, 1991.
Setiawan, Agus. ‘Konsep Pendidikan Tauhid Dalam Keluarga Perspektif Pendidikan Islam’. EDUCASIA 2, no. 1 (2017): 1–21.
———. ‘Relevansi Pendidikan Akhlak Di Masa Modern Perspektif Bediuzzaman Said Nursi’. Syamil 4, no. 2 (2016): 105–128.
Tafsir, Ahmad (Editor), Pendidikan Agama dalam Keluarga, Bandung: Remaja Rosdakarya, 1996.
Tim Majelis Ulama Indonesia Kalsel, Ulama Kalsel dari Masa ke Masa, Banjarmasin: Majelis Ulama Indonesia Kalsel, 2010.
Wahjotomo, Wajib Belajar Pendidikan Dasar, Jakarta: Gramedia, 1993.
Yusuf, A. Muri, Pengantar Ilmu Pendidikan, Jakarta: Ghalia-Indonesia, 1993.
Mutrofin, Mutrofin, and Izzul Madid. ‘Dikotomi Ulama menurut Perspektif Abu Hamid Al-Ghazali’. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 23, no. 2 (31 October 2021): 147–56. https://doi.org/10.22373/substantia.v23i2.9243.







