Islamic Educational Values within the Curriculum of Love: A Semantic Analysis of Nasaruddin Umar’s Educational Thought
DOI:
https://doi.org/10.69900/ag.v6i5.667Keywords:
Love-Based Curriculum, Islamic Education, Semantic Analysis, Rahmah, Panca Cinta, Religious ModerationAbstract
This study aims to analyze the Islamic educational values embedded in the Love-Based Curriculum (Kurikulum Berbasis Cinta—KBC) introduced by Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar through a semantic perspective. It seeks to explore the deeper meanings of the key concepts underlying the curriculum and examine their relevance as a new paradigm for fostering a more humanistic and transformative model of Islamic education in Indonesia. This research employs a qualitative approach using the library research method. Primary data were collected from Nasaruddin Umar’s works and official documents issued by the Ministry of Religious Affairs, while secondary data were obtained from scholarly literature on Islamic education. The data were analyzed using semantic analysis to investigate the meanings and interrelationships of central concepts, including cinta (love), rahmah (compassion), and Panca Cinta (Five Dimensions of Love). The findings indicate that the Love-Based Curriculum is grounded in an integrated theological, logical, and ethical framework. Semantic analysis reveals that the concepts of mahabbah, rahmah, and Panca Cinta comprising love for Allah and His Messenger, love for oneself and others, love for knowledge, love for the environment, and love for the homeland embody holistic meanings that integrate theological, spiritual, humanistic, ecological, and national dimensions. This framework reorients Islamic education from a predominantly formalistic approach toward one centered on compassion and the values of rahmatan lil ‘alamin (mercy for all creation). Theoretically, this study contributes to the development of Islamic educational thought by offering a semantic perspective on contemporary curriculum discourse. Practically, the Love-Based Curriculum presents a promising model for developing a more inclusive, humanistic, and value-oriented educational system. Nevertheless, as this study is limited to library research, further empirical investigations are recommended to assess the effectiveness of its implementation in diverse educational contexts.
References
Afendi, H. Achmad Ruslan. Pengembangan Dan Strategi Kurikulum Cinta Pendidikan Islam Di Indonesia. Edited by Pegi Syahri Rahmadhianas. Cetakan Pe. Sumatera Barat: Menara PpersIndsatusia, 2025.
Alfisyah. “Mendidik Dengan Hati: Moderasi Beragama Melalui Kurikulum Berbasis Cinta Sebagai Solusi Atas Krisis Nilai Dan Empati Di Dunia Pendidikan Islam Menuju Pembangunan Berkelanjutan.” Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Pembelajaran 7, no. 2 (2025): 1–11.
Alhadi, Muhamad bin Abdullah. “Tafsir Cinta: Tingkatan Cinta Dalam Perspektif Tasawuf.” yahdifa.org. Accessed April 8, 2026. https://yahdifa.org/2025/11/26/tafsir-cinta-tingkatan-cinta-dalam-perspektif-tasawuf.
An-nur.ac.id. “Pentingnya Pendidikan Karakter Dalam Islam.” an-nur.ac.id, 2024. https://an-nur.ac.id/pentingnya-pendidikan-karakter-dalam-islam.
Cahyati, Sri, and Dkk. “Beyond Tolerance : Reframing Interfaith Harmony Through Kurikulum Berbasis Cinta ( KBC ) in Indonesia.” HARMONI 24, no. 2 (2025): 232–53.
Darmalaksana, Wahyudin. “Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka Dan Studi Lapangan.” Pre-Print Digital Library. Bandung, 2020.
Faruq, Umarul. “Kurikulum Berbasis Cinta Ssebagai Strategi Moderasi Beragama Dalam Pendidikan Islam Di Indonesia.” JOURNAL OF RELIGIOUS POLICY JURNAL KEBIJAKAN KEAGAMAAN 4, no. 2 (2025): 217–36.
Fikri, Shofil, and Dinda Novrika Fitria Yusup. “Teosofi Mahabbah Dan Para Tokoh Mahhabbah Menurut A-Qur’an Dan Hadist.” TARBAWI: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaan 10, no. 02 (2022): 17–24.
Hasanah, Ida Faridatul, and Fitriyah. “Konsep Ajaran Tasawuf: Studi Perbandingan Pemikiran Al-Ghazali Dan Rabi’ah Adawiah.” Attanwir: Jurnal Keislaman Dan Pendidikan 13, no. 2 (2020).
Hasbi, Nurhadi. “Gagasan Prof Nasaruddin Umar Tentang Kurikulum Cinta.” sulbar.tribunnews.com. Accessed April 8, 2026. https://sulbar.tribunnews.com/2025/03/29/gagasan-prof-nasaruddin-umar-tentang-kurikulum-cinta.
Imran, Muhammad. “Kakankemenag Makassar: Kurikulum Berbasis Cinta Strategi Bangun Kerukunan Sejak Dini.” sulsel.kemenag.go.id, 2025. https://sulsel.kemenag.go.id/post/kakankemenag-makassar-kurikulum-berbasis-cinta-strategi-bangun-kerukunan-sejak-dini.
Inayah, Shorihatul, and Dkk. Kurikulum Cinta Menanamkan Nilai Kasih, Toleransi, Dan Harmoni Dalam Pendidikan Sejak Dini. Edited by Tim Penerbit. 9 Septembe. Jawa Barat: CV. Penerbit Edupedia, 2025.
Insawan, Husain. “Trilogi Menag Nasaruddin Dalam Bingkai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).” iainkendari.ac.id, 2025. https://iainkendari.ac.id/pojok-rektor/show/trilogi-menag-nasaruddin-dalam-bingkai-kurikulum-berbasis-cinta-kbc.
Khairani, Vira, and Dkk. “Kurikulum Cinta Sebagai Strategi Moderasi Beragama Dalam Dunia Pendidikan: Tinjauan Literatur.” STUDIA SOSIA RELIGIA 8, no. 2 (2025): 75–83.
Madrasah, Kementerian Agama Direktorat KSKK. Panduan Kurikulum Berbasis Cinta. Indonesia: Kementerian Agama Republik Indonesia, 2025.
Mataram, Humas UIN. “Kurikurum Berbasis Cinta: Membangun Pendidikan Yang Berorientasi Pada Kasih Sayang Dan Kemanusiaan.” uinmataram.ac.id, 2025. https://uinmataram.ac.id/kurikulum-berbasis-cinta-membangun-pendidikan-yang-berorientasi-pada-kasih-sayang-dan-kemanusiaan.
Mumtaza, Zahra, Khoirin Aliyah, Ahmad Zainuri, and Frika Fatimah Z. “Deep Learning Kurikulum Berbasis Cinta Madrasah Ibtidaiyah.” Rnal Of Islamic Studies QAZI : Journal Of Islamic Studies 2, no. 2 (2025): 536–44.
Nugraha, Lukman. “Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Pada Madrasah Ibtidaiyah Di Kota Palembang : Sebuah Studi Literatur.” El-Banar: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran 8, no. 2 (2025): 100–111.
Online, NU. “Kurikulum Cinta, Jawaban Atas Kegelisahan Implementasi Pendidikan Agama Di Indonesia.” NU Online, 2025. https://islam.nu.or.id/lapsus/kurikulum-cinta-jawaban-atas-kegelisahan-implementasi-pendidikan-agama-di-indonesia-0GyDy.
Pabbajah, M. Taufiq Hidayat. “Dari Bahasa Ke Hati: Menumbuhkan Cinta Dalam Kurikulum Melalui Makna Cinta Dalam Bahasa Arab.” lp2m.iainpare.ac.id, 2025. https://lp2m.iainpare.ac.id/blog/opini-2/dari-bahasa-ke-hati-menumbuhkan-cinta-dalam-kurikulum-melalui-makna-cinta-dalam-bahasa-arab-564.
Putri, Lintang Dewi Fi’liya, and Dika Purnama Aulia Rohma. “Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Dalam Perspektif QS. Āli ‘Imran [3]: 31: Membangun Ruh Cinta Kepada Allah, Rasul, Dan Alam Dalam Pendidikan.” In Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Dalam Perspektif QS. Āli ‘Imran [3]: 31: Membangun Ruh Cinta Kepada Allah, Rasul, Dan Alam Dalam Pendidikan, 04:1–14, 2025.
Qamariah, Zaitun, and Khairil Anwar. “Analisis Konseptual Kurikulum Cinta : Pendekatan Humanistik Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam.” Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia 5, no. 2 (2025).
Quran.nu.or.id. “Al-A’raf • Ayat 56.” quran.nu.or.id. Accessed April 8, 2026. https://quran.nu.or.id/al-araf/56.
———. “Ali ’Imran • Ayat 31.” quran.nu.or.id. Accessed April 8, 2026. https://quran.nu.or.id/ali-imran/31.
———. “Ar-Rum • Ayat 41.” quran.nu.or.id. Accessed April 8, 2026. https://quran.nu.or.id/ar-rum/41.
Rafi, Muhammad, Arif Rahman Hakim, Ahmad Shiddiq, Ismail Amnur, and Muaz Tanjung. “Kurikulum Cinta Dalam Perspektif Al-Qur’an: Analisis Nilai Rahmah Dalam QS. Al-Anbiya [21]:107.” JURNAL MUDABBIR 5, no. 2 (2025): 3526–36.
Rahmat. “Pendidikan Islam, Ilmu, Ontologi, Epistimologi, Dan Aksiologi.” Sulesana Volume 6, no. 2 (2011): 136–48.
Romdona, Siti. “Teknik Pengumpulan Data : Observasi.” JISSOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi Dan Politik 3, no. 1 (2025): 39–47.
Shabrina, Anisa Ruhi, Suhaila Putri Siregar, Daulat Saragi, and Ilmu Filsafat. “Memahami Konsep Kurikulum Berbasis Cinta Dalam Pembelajaran Melalui Kajian Filsafat Pendidikan.” Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran 8, no. 3 (2025): 7769–77.
Siddik, Mhd Fajar. “PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ( PAI ) DALAM.” In PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ( PAI ) DALAM, 6:2515–17. Malaysia: Proceeding International Seminar on Islamic Studies, 2025.
Surau.co. “Pendidikan Karakter Berbasis Al-Quran: Bukan Sekadar Hafalan, Tapi Pengamalan.” surau.co, 2026. https://www.surau.co/2026/01/53680/pendidikan-karakter-berbasis-al-quran-bukan-sekadar-hafalan-tapi-pengamalan.
———. “Propaganda Kata Dalam Kurikulum: Analisis Islam Atas Istilah ‘Cinta’ Dan ‘Merdeka’ Dalam Pendidikan Nasional.” surau.co, 2025. https://www.surau.co/2025/11/46847/propaganda-46847/.
Ulurrsyad, Indi. “Faktor Mahabbah Menurut Imam Al-Ghozali Dalam Kitab Ihya Ulumiddin.” kebonjambu.ponpes.id, 2024. https://kebonjambu.ponpes.id/faktor-mahabbah-menurut-imam-al-ghozali-dalam-kitab-ihya-ulumiddin/.
Widyastuti, Ana, and Dkk. Semantik: Makna DalamBahasa. Edited by Matias Julius Fika Sirait. Yayasan Kita Menulis, 2024.
Zulfa, Achmad Zidan, and Dkk. “Refleksi Konsep Pendidikan Islam Dalam Filsafat Pendidikan: Sebuah Analisis Ontologis, Epistemologis, Dan Aksiologis.” PANDAI: Jurnal Pendidikan 01, no. 01 (2025): 1–9.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurfadillah Nurfadillah, Abdul Jabbar Tahir, Baso Pallawagau

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






