KEDUDUKAN ILMU DALAM AGAMA ISLAM
Abstract
Salah satu ciri yang membedakan Islam dengan yang lainnya adalah penekanannya terhadap masalah ilmu, sehingga dalam ajaran islam didalamnya ada anjuran kepada kaum muslim untuk menuntut Ilmu, serta menempatkan orang-orang yang berilmu pada derajat-derajat yang tinggi, selanjutnya disebutkan dalam kitab mukhtasar ihya ‘ulumiddin tingkatan-tingkatan ilmu adalah berdasarkan kadar kedekatannya dengan ilmu akhirat. Sebagaimana ilmu-ilmu syari’at lebih utama dari pada ilmu-ilmu lainnya, maka ilmu yang berkaitan dengan hakikat-hakikat syari’at lebih utama dari pada ilmu-ilmu yang berkaitan dengan hukum-hukum lahiriah, Maka ahli fiqih menghukumi bentuk lahir dengan sah dan bathil, dibalik itu ada ilmu untuk mengetahui bentuk ibadah yang diterima dan ditolak.
Kata-kata kunci: Kedudukan, ilmu, Islam
References
Abd al-Hayy al-Farmawi, al-Bidayah fi al-Tafsir al-Maudhu`i, yang diterjemahkan oleh Suryan A. Jamrah dalam Metode Tafsir Maudhu`i Suatu Pengantar, Jakarta : Raja Grafindo Persada, 1996
Abd al-Jabbar bin Ahmad, Syarh al-Ushul al-Khamsah, al-Qahirah : Maktabah al-Wahdah, 1965
Abd Muin Salim, Konsepsi Kekuasaan Politik dalam al-Qur`an, Jakarta : Raja Grafindo Persada, 1994
Abi al-Husain Ahmad Ibn Faris Zakariyya, Mu`jam Maqayis al-Lughah, Juz II, t.tp., : Dar al-Fikr, 1979
Abu Abdillah Muhammad bin Ahmad al-Qurthubi, al-Jami` li Ahkam al-Qur`an, Mishr : Dar al-Katib al-Arabi, 1967, Cet. I,
Abu Ja`far Muhammad bin Jarir al-Thabari, Jami` al-Bayan al-Ta`wil fi Tafsir al-Qur`an, Mishr : Mushtafa al-Bab al-Halabi wa Auladuh, 1373 H/1954 M, Cet. VII
al-Raghib al-Ashfahani, Mufradat Alfadz al-Qur`an, Damsyiq : Dar al-Qalam, 1992,
B. Jowett and T. Twinning, Ariestotele`s Politics and Poetics, New York : The Viking Press, 1957
Barnhart, C.L., editor-in-chief, The American college dictionary, 1958.
Beni Ahmad Saebani. Filsafat ilmu: Kontemplasi filosofis tentang seluk-beluk sumber dan tujuan ilmu pengetahuan, Bandung: Pustaka Setia, 2009.
Gie, The liang. Pengantar Filsafat Ilmu.cet 4. Yogyakarta: liberty.2000
Hill, McGraw. Dictionary of scientific and technical Terms, Daniel N. Lapedes, Editor-in- chief, 1974,.
Husein Aziz. Bahasa Al-Qur’an Perspektif Filsafat Ilmu. Jawa Timur: Pustaka Sidogiri, 2010
Johnstone, Henry.W Jr.,ed., What is philosophy?, 1968, Intriduction,
Kemeny A, John G. Philosopher looks at science,1961.
kurniawan, irwan. Mukhtasar ihya ‘ulumiddin. Terj. dari aslinya (ihya li’ulumiddin), Bandung : Mizan, 1997
Mahmud bin Umar al-Zamakhsyari, al-Kasysyaf an Haqaiq al-Tanzil wa Uyun al-Aqawil fi Wujuh al-Ta`wil, Mishr : Mushtafa al-Babi al-Halabi wa Auladuh, 1972, Cet I,
Minhajul ‘abidin. Terj. K.H. Abdullah, dari aslinya (minhajul ‘abidin) bogor :majlis ta’lim al-ihya, 1989.
Muhammad Fuad Abd al-Baqi, al-Mu`jam al-Mufahras li Alfadz al-Qur`an al-Karim, Beirut : Dar al-Fikr, Cet. IV, 1997 M/1418 H,
Muhammad Rasyid Ridha, Tafsir al-Qur`an al-Hakim, Mishr : Maktabat al-Qahirah, t.t., Cet. II, Sayyid Quthb, Fi Zhilal al-Qur`an, Jilid I, Kairo : Dar al-Syuruq, Cet. XVIII, 1412 H/1992 M
Quraish Shihab, Metode Penyusunan Tafsir yang Berorientasi pada Sastra, Budaya dan Kemasyarakatan, Ujung Pandang : IAIN Alaudin, 1984
Sairus salikin.terj. abu ali al-banjary, dari aslinya (sairussalikin ila ‘ibadati rabbil ‘alamin). derang : khazanah banjariah, tanpa tahun
Titus, Harold H. Living Issues in Philosophy: An introductory Textbook, 1964,
Warfield, John . societal system : planning, policy and Complexity, 1976.
Zuhri, Moh. Irsyadul ‘ibad. Terj. dari aslinya (irsyadul ‘ibad ila sabilirrasyad) semarang : CV. Assyifa. 1992







