TAFSIR DAN TAKWIL DALAM PERSPEKTIF ULUMUL QUR’AN

Penulis

  • Ujang Jenal Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Ihsan Baleendah Bandung

Abstrak

 

Al-Qur'an is the first and foremost source for Muslims. Their happiness depends on understanding its meaning, knowing its secrets and practicing what they contain. Everyone's ability to understand the pronunciation and expressions of the Qur'an is not the same as one another. The laity can only understand its ultimate meanings and the understanding of its verses globally. Meanwhile, intellectuals or educated people will be able to understand and interpret the meanings in more detail and depth and also be able to understand and reveal the hidden meanings behind the texts of the Al-Qur'an. Besides that, differences also occur among Muslim intellectuals in disclosing, understanding and interpreting Al-Qur'an texts which often lead to truth claims against each group. Some groups claim that their group's interpretation is the most correct, as well as other groups so that this problem causes conflict between several groups that have different interpretations of the meaning contained in the texts of the Qur'an. This difference in interpretation is one of the factors in the emergence of several methodologies or scientific disciplines regarding how to interpret and interpret the verses of the Qur'an which still have global meaning. Tafsir and takwil are two things that cannot be separated, because they are interrelated. Interpretation and takwil are very important things to learn, understand and apply in the life of the nation and state, especially in Indonesia.  

 

Keywords: Ulumul Qur’an, Interpretation and Takwil

 

 

Abstrak

Al-Qur’an adalah sumber yang pertama dan utama bagi umat Islam. Kebahagiaan mereka bergantung pada pemahaman maknanya, pengetahuan rahasia-rahasianya dan pengamalan apa yang terkandung di dalamnya. Kemampuan setiap orang dalam memahami lafadz dan ungkapan Al-Qur‟an tidak sama satu sama lainnya. Kalangan awam hanya dapat memahami makna-makna dhahirnya dan pengertian ayat-ayatnya secara global. Sedangkan kalangan cendikiawan atau terpelajar akan dapat memahami dan menginterpretasikan makna-makna lebih detail dan mendalam serta juga mampu memahami dan mengungkap makna yang tersembunyi di balik teks-teks Al-Qur‟an. Di samping itu juga, perbedaan terjadi di kalangan intelektual muslim dalam mengungkap, memahami dan menafsirkan teks-teks Al-Qur‟an yang tidak jarang menimbulkan claim kebenaran (truth claim) terhadap masing-masing kelompok. Sebagian kelompok mengclaim bahwa penafsiran kelompoknya yang paling benar, begitu pula pada kelompok lainnya sehingga persoalan ini menyebabkan konflik antara beberapa kelompok yang memiliki penafsiran berbeda-beda terhadap makna yang terkandung dalam teks-teks Al-Qur‟an. Perbedaan penafsiran tersebut merupakan salah satu faktor kemunculan beberapa metodologi atau disiplin keilmuan mengenai cara menafsirkan dan menakwilkan ayat-ayat Al-Qur‟an yang masih memiliki makna global. Tafsir dan takwil merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan, karena keduanya  saling berhubungan. Tafsir dan takwil menjadi sesuatu yang sangat penting untuk dipelajari  dan dipahami  serta  diaplikasikan  dalam  kehidupan  berbangsa  dan  bernegara  khususnya  di  negara Indonesia.

 

Kata Kunci: Ulum Alquran, Tafsir dan Takwil

Referensi

Fitriyatul, Hanifiyah, Tafsir, Takwil Dan Hermeneutik, Jurnal AL-ASHR:: Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, Prodi PGMI-FAI-Universitas Islam Jember, Vol. 1 No.1 (Maret 2016)

Sadra, Mulla, The Quranic Hermeneutics of Mulla Sadra,

Sadra, Mulla, Mafatih al-ghyab.

Hermawan, Acep, ’Ulumul Quran Ilmu Untuk Memahami Wahyu (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013)

Abdurrahman, U, Ulum Al-Quran I (Bandung: Fakultas Syari’ah IAIN Sunan Gunung Djati, 1995).

Az-Zarqani dan Abd Al-adhim, Manahil Al-Irfan Fi ‘Ulum Al-Qur’An (Beirut: Dar Al-Fikr, 2013) Al-Qaththan, Manna, Mabahits Fi ‘Ulum Al-Qur’An (Riyad: Mansyurat al-Ashr al-Hadits, 1973)

Ash-Shabuni, Muhammad ‘Ali, At-Tibyah Fi ‘Ulumil Qur’An (Beirut: ’Alimul Kutub, 1985)

Ash-Shiddieqi, T.M. Hasbiy, Sejarah dan Pengantar Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (Semarang: PT Pustaka Rizki Putra, 2012)

Anwar, Hamdani, Pengantar Ilmu Tafsir: Bagian Ulumul Quran (Jakarta: Fikahati Aneska, 1995)

Anwar, Abu, Ulumul Qur’an: Sebuah Pengantar (Jakarta: Amzah, 2009)

Suma, Muhammad Amin, Ulumul Qur’an (Depok: PT RajaGrafindo Persada, 2013)

Mukarromah, Oom, Ulumul Qur’an (Depok: PT RajaGrafindo Persada, 2013)

Anshori, Ulumul Qur’an: Kaidah-Kaidah Memahami Firman Tuhan (Depok: PT RajaGrafindo Persada, 2013)

Ilyas, Yunahar, Kuliah Ulumul Qur’an (Yogyakarta: Itqan Publishing, 2015)

Al-Zarqânî, Muhammad ’Abd Al-’Azhîm, Manâhil Al-’Irfân Fî ’Ulûm Al-Qur‘ân Jilid 1., ed. Fawwâz Ahmad Zamralî (Beirut: Dâr Al-Kitâb Al-’Arabî, 1995)

Syuhbah, Muhammad Abû, Al-Madkhal Li Dirâsah Al-Qur‘ân Al-Karîm (Riyadh: Dâr Al-Liwâ‘, 1978)

Al-Qaththân, Mannâ’, Mabâhits Fî ’Ulûm Al-Qur‘ân (Kairo: Maktabah Wahbah, 2000)

Al-Shâbûnî, Muhammad ’Alî, Al-Tibyân Fî ’Ulûm Al-Qur‘ân (Teheran: Dâr Ihsân, 2003)

Al-Shabbâgh, Muhammad ibn Luthfî, Lamahât Fî ’Ulûm Al-Qur‘ân Wa Ittijâhât Al-Tafsîr. (Beirut: Al-Maktab Al-Islâmî, 1990)

Zarzûr, ’Adnân Muhammad, ’Ulûm Al-Qur‘ân Wa I’Jâzuhu: Wa Târîkhu Tautsîqihi (Yordania: Dâr Al-A’lâm, 2005)

’Itr, Nûr Al-Dîn, ’Ulûm Al-Qur‘ân Al-Karîm (Damaskus: Maktabah Al-Shabâh, 2017)

Ma’bad, Muhammad Ahmad, Nafahât Min ’Ulûm Al-Qur‘ân (Madinah Munawwarah: Maktabah Thayyibah, 1986)

Ibn Al-Jauzî, ’Abd Al-Rahmân and Hasan Dhiyâ‘ Al-Dîn ’Itr, eds., Funûn Al-Afnân Fî ’Uyun ’Ulûm Al-Qur‘ân (Beirut: Dâr Al-Basyâ‘ir Al-Islâmiyyah, 1987)

Al-Suyûthî, Jalâl Al-Dîn, Al-Itqân Fî ’Ulûm Al-Qur‘ân Jilid 1 (Kairo: Syirkah Al-Quds, 1993)

Al-Zarkasyî, Muhammad ibn ’Abd Allâh and Muhammad Muhammad Tâmir, eds., AlBurhân Fî ’Ulûm Al-Qur‘ân (Kairo: Syirkah Al-Quds, 2016)

Al-Shâlih, Shubhî, Mabâhits Fî ’Ulûm Al-Qur‘ân (Beirut: Dâr Al-’Ilm li Al-Malâyîn, 1977)

As-Suyuti, Jalaludin, Al-Itqan Fi Ulum Al-Qur’an (Beirut: Dar Al-Fikr, 1979)

Abdul Wahid, Ramli Ulumul Qur'an, (Jakarta: Rajawali Pers, 1993), cet. I.

Mukarromah, M.Hum, Dr. Hj. Oom, Ulumul Qur'an, (Jakarta: Rajawali, Pers, 2013) Edisi.1, Cet. 1.

Al-Munawwir, Ahmad Warson, Kamus Al-Munawwir Arab-Indonesia, (Yogyakarta: Pustaka Progresif, 1997)

Al-Zarqaniy, Muhammad Abd. al-‘Adhim, Manahil al-‘Irfan fi al-Ulum alQur’an, Jilid II, (Beirut: Dar al-Fikr, t.th,)

Al-Hasani, Muhammad bin Alawi al-Maliki, Zubdah Al-Itqan Fi Ulum AlQur’an As-Suyuthi, alih bahasa Rosihan Anwar, (Bandung: Pustaka Setia, 1999)

Basir, Abdul, Kaidah Tafsir Dalam Ulumul Quran, Volume 15, AL JAMI Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Dakwah, Januari – Juni 2019, Nomor 29.

Anwar, Rosihon, Ulum Al-quran. Bandung: Pustaka Setia. 2012.

Ash-Shiddieqy, TM Hasbi, Sejarah Dan Pengantar Ilmu Al-Quran, Jakarta, Bulan Bintang, Bandung, 1994

Yusuf, Kadar M., Studi Al-Quran. Jakarta: Amzah. 2012.

Syadali, Ahmad dan Ahmad Rofi’i, Ulumul Quran II, (Bandung: Pustaka Setia, 2000)

Djalal, Abdul, Urgensi Tafsir Maudhui Pada Masa Kini, (Jakarta: Kalam Mulia, 1990)

Faiz, Fahruddin, Hermeneutika Qur’ani: Antara Teks, Konteks, dan Kontekstualisasi (Yogyakarta: Qalam, 2003).

Diterbitkan

2022-12-02

Cara Mengutip

TAFSIR DAN TAKWIL DALAM PERSPEKTIF ULUMUL QUR’AN. (2022). AL JAMI: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan Dan Dakwah, 18(2), 88-103. https://jurnal.staialjami.ac.id/index.php/Al_JAMI/article/view/121